KELEBIHAN SISTEM RUMAH KACA UNTUK HIDROPONIK

 

Hydroponics 4 150x150 Tips Hidroponik: Kelebihan Sistem Rumah Kaca untuk HidroponikOrang yang memulai berkebun hidroponik (hydroponic gardening) biasanya akan menggunakan ruang tak terpakai dalam rumah untuk tempat bercocok tanam.

Setelah beberapa lama berkebun hidroponik, Anda mungkin hendak mempertimbangkan menggunakan sistem hidroponik rumah kaca (greenhouse system) untuk memaksimalkan hasil berkebun Anda.

Dengan menggunakan sistem hidroponik rumah kaca, Anda akan lebih mudah mengendalikan semua faktor yang diperlukan agar tanaman tumbuh sehat.

Faktor-faktor penting seperti pencahayaan, aliran udara, dan suhu akan lebih mudah dikendalikan saat menggunakan sistem hidroponik rumah kaca.

Sistem rumah kaca juga menyediakan ruang cukup untuk memasang semua peralatan (sistem irigasi dan pencahayaan) yang diperlukan.

Manfaat paling penting dari sistem rumah kaca hidroponik berkaitan dengan pasokan cahaya. Agar tumbuh optimal, tanaman hidroponik memerlukan jumlah cahaya yang cukup.

Namun, penting untuk diingat bahwa terlalu banyak cahaya langsung  dapat menyebabkan tumbuhnya ganggang. Itu sebab,  cahaya matahari di siang hari perlu disaring dan dikurangi intensitasnya.

Anda juga dapat mengatur jumlah dan sudut cahaya matahari yang masuk menggunakan tirai dan jendela.

Menggunakan sistem rumah kaca,  sistem untuk menyediakan nutrisi tanaman akan lebih mudah diatur dan dijaga.

Hal ini sangat penting untuk menjamin tumbuh kembang tanaman. Karena tanaman hidroponik  tidak tumbuh di tanah, tingkat pH lebih rentan terhadap variasi.

Akan ada variasi yang besar pada tingkat basa dan asam karena sistem hidroponik tergantung pada air. Dengan rumah kaca, akan sederhana untuk memasang sistem kontrol otomatis pH, sehingga Anda tidak perlu terus-menerus memantaunya.

Pengaturan suhu juga merupakan faktor penting. Bahkan dalam cuaca dingin, rumah kaca yang dibangun dengan benar akan mempertahankan suhu pada tingkat yang tepat tanpa perlu pemanas.

Kipas  juga dapat dipasang untuk  membantu mengatur suhu di dalam rumah kaca.

Ada banyak pilihan hidroponik rumah kaca tersedia di pasar, Anda juga dapat membangun sendiri dari awal.

Jika skala kebun hidroponik Anda semakin besar, menggunakan sistem rumah kaca akan menjadi pilihan yang bijaksana

sumber :http://bumbata.co/778/tips-hidroponik-kelebihan-sistem-rumah-kaca-untuk-hidroponik/

MENGENAL HIDROPONIK UNTUK PEMULA

Tips Berkebun Hidroponik – Mengenal Hidroponik untuk Pemula

 

Hydroponics 3 150x150 Tips Berkebun Hidroponik   Mengenal Hidroponik untuk PemulaBerkebun secara hidroponik (hydroponic) memungkinkan Anda menanam sayuran atau tanaman hias di halaman bahkan di dalam rumah.

Sesuai namanya, hidroponik adalah cara bertanam menggunakan media air sehingga tidak memerlukan tanah atau area yang luas.

Secara sederhana, hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi, bukan tanah.

Hal ini membuat parameter seperti nutrisi, pengendalian hama, dan  pencahayaan lebih mudah dikelola.

Hidroponik tidak memerlukan pemakaian herbisida dan pestisida beracun sehingga lebih ramah lingkungan dan sayuran yang dihasilkan pun akan lebih sehat.

Bertanam dengan hidroponik akan menghasilkan tanaman berkualitas baik dan bebas kimia.

Ada banyak cara untuk berkebun hidroponik. Kultur air atau dikenal pula sebagai nutriculture atau aquaculture  adalah metode hidroponik dengan merendam akar tanaman dalam campuran kompleks nutrisi.

Ada pula yang dikenal sebagai kultur agregat. Ini adalah cara bertanam dengan menggunakan pasir, kerikil atau kelereng untuk tempat tanaman tumbuh.

 

Dengan cara ini, media agregat akan memerangkap nutrisi yang dibutuhkan tanaman sehingga dapat diserap akar.

Dalam sistem hidroponik kontinyu, larutan air yang telah diperkaya nutrisi dialirkan ke akar tanaman menggunakan pompa.  Untuk pertanian skala besar, ini adalah jenis hidroponik yang banyak digunakan.

Terakhir, ada pula aeroponik yaitu cara menanam tanaman dengan menggantung akar tanaman di udara, dan secara berkala menyemprotnya dengan kabut yang telah diperkaya nutrisi.

Untuk menjaga tanaman sehat, beberapa media digunakan untuk mendukung pertumbuhan tanaman serta memfasilitasi distribusi dan penyerapan nutrisi oleh akar. Biasanya, bahan berpori digunakan karena sifatnya yang dapat menahan air.

Keuntungan lain dari berkebun hidroponik adalah bahwa segala parameter untuk budidaya tanaman lebih mudah dikelola dan dikendalikan. Beberapa parameter yang penting antara lain, cahaya, suhu, dan air.

Hidroponik dapat dilakukan di dalam dan di luar ruangan. Hidroponik indoor menggunakan sistem pencahayaan khusus  untuk menggantikan ketiadaan sinar matahari.

Dengan bertanam hidroponik di dalam ruangan, kelembaban menjadi lebih terkontrol, sehingga membuat  masalah bakteri lebih jarang muncul.

Hidroponik bisa mengurangi kerepotan yang umum timbul saat Anda berkebun secara konvensional seperti keharusan menyiangi gulma dan pengendalian hama.

sumber : http://bumbata.co/783/tips-berkebun-hidroponik-mengenal-hidroponik-untuk-pemula/

BAGAIMANA CARA KERJA HIDROPONIK?

Gagasan berkebun hidroponik (hydroponic gardening) atau berkebun tanpa tanah, telah ada sejak zaman Raja Sulaiman.

Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama.

Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi.

Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.

Tanaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.

Tanaman hidroponik membutuhkan pestisida lebih sedikit. Erosi tanah juga tidak menjadi masalah karena hidroponik hanya menggunakan media air.

Lantas bagaimana tanaman hidroponik mendapatkan nutrisi yang biasanya didapatkan dari tanah? Semua nutrisi tersedia dalam cairan atau bubuk yang dicampur dalam air.

Sistem hidroponik bisa dikategorikan menjadi dua yaitu sistem aktif dan pasif. Sistem hidroponik aktif mensirkulasi larutan nutrisi dengan pompa. Sedang sistem hidroponik pasif bergantung pada gaya kapiler dari media tumbuh.

Dalam sistem pasif, larutan kaya nutrisi diserap oleh medium dan diteruskan ke akar tanaman.

Sisi negatif dari metode ini adalah ketidakmampuan untuk memberikan cukup oksigen melalui akar untuk mendukung pertumbuhan terbaik tanaman.

Sistem hidroponik juga dapat dibedakan menjadi dapat di-recovery dan tidak dapat di-recovery (non-recovery).

Dalam sistem recovery, larutan nutrisi disirkulasikan untuk digunakan kembali. Dalam sistem non-recovery, larutan nutrisi tidak digunakan kembali.

Jika tidak yakin hendak membeli atau membangun sistem hidroponik jenis apa, Anda bisa membeli yang menurut Anda paling cocok untuk membiasakan terlebih dahulu dengan cara bertanam ini.

Berkebun hidroponik adalah hobi yang populer, menyenangkan, serta mudah dipelajari.

SUMBER : http://bumbata.co/752/tips-berkebun-hidroponik-bagaimana-cara-kerja-hidroponik/

Kelebihan dan Kekurangan tanaman Hidroponik

Ketika dihadapkan pada masalah yang di hadapi di dunia berkaitan dengan produksi pangan, berkebun dengan sistem hidroponik (hydroponic system) menawarkan solusi yang menjanjikan.

Di negara-negara miskin di mana tanah atau iklim tidak ramah terhadap pertanian, hidroponik menawarkan cara untuk menumbuhkan tanaman pangan dengan mudah.

Juga, di daerah dimana tanah telah kehilangan nutrisi atau tanah subur sulit didapat, hidroponik dapat menjadi alternatif ideal untuk bercocok tanam.

Tapi sama seperti dengan hal apapun juga, selain segala kelebihan tadi, hidroponik juga mempunyai beberapa kekurangan atau kelemahan.

Sebelum memutuskan untuk berkebun secara hidroponik, terutama untuk skala besar, perlu ditimbang terlebih dahulu pro kontra dari cara bertanam ini.

Mari kita tinjau terlebih dahulu kelebihan berkebun secara hidroponik. Kelebihan pertama, berkebun dengan cara hidroponik dapat menghemat tempat.

Dalam hidroponik, tanaman dapat ditanam berdekatan. Dengan luas tempat yang sama, sistem hidroponik dapat menanam 4 kali lebih banyak dibanding bertanam dengan cara tradisional.

Hidroponik juga dapat meminimalkan masalah yang berhubungan dengan pertanian tradisional. Tanaman hidroponik relatif lebih tahan hama dan lebih sehat.

Penyakit yang berasal dari tanah tidak akan menyerang karena bertanam hidroponik tidak menggunakan tanah.

 

Pada sistem hidroponik, Anda dapat mengatur sendiri jumlah nurtrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Ini berbeda dengan berkebun secara konvensional dimana Anda harus menebak atau mencari tanah yang cocok dengan tanaman yang hendak ditanam.

Konsumsi air dalam hidroponik relatif lebih sedikit dibanding metode tradisional. Dalam banyak kasus, tanaman hidroponik hanya menggunakan sepersepuluh air dari tanaman yang ditanam di tanah!

Selain itu, air juga digunakan secara lebih efektif. Gulma dan tumbuhan pengganggu tidak dapat tumbuh dan mencuri persediaan air dari tanaman utama.

Karena tanaman hidroponik berada dalam lingkungan yang terkendali, tidak akan ada pestisida yang akan mencemari tanah sekitarnya.

Namun tentu tidak berarti hidroponik tidak punya kelemahan. Biaya yang cukup tinggi masih menjadi salah satu kendala.

Berkebun hidroponik umumnya dilakukan di dalam rumah kaca. Konsumsi energi yang signifikan diperlukan untuk memberikan tanaman hidroponik semua cahaya yang mereka butuhkan.

Terlepas dari kekurangan diatas, penelitian di bidang hidroponik terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sistem hidroponik.

Sistem hidroponik tetap menjadi salah satu alternatif bercocok tanam yang menjanjikan, terutama dengan semakin terbatasnya lahan pertanian yang tersedia dari waktu ke waktu.

sumber :http://bumbata.co/772/tips-berkebun-hidroponik-kelebihan-dan-kelemahan-hidroponik/

ALPOKAT

POKAT 

Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut

 

Sejarah

—        Nama apokat  (Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek

—        Apokat dikenalkan tahun 1519  ke Eropa oleh Martin Fernandez

—        Apokat dikenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.

Manfaat

1.Sebagai hidangan
2.Warna cokelat  produk kulit dan industri pakaian
3.Bahan dasar produk kosmetik dan kecantikan
4.Mengobati sariawan, kencing batu, darah tinggi,nyeri saraf, nyeri lambung, sakit kepala dll.
    pok3
pok2
Jenis Alpokat
A.Ras Meksiko dipanen <6 bulan
B.Ras Guatemala dipanen 6-12 bulan
C.Ras Hindia Barat dipanen 6-9 bulan

Tanaman Hidroponik

 

hidroponik

 

Istilah hidroponik (hydroponics) digunakan untuk menjelaskan tentang cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Istilah ini dikalangan umum lebih populer dengan sebutan berkebun tanpa tanah, termasuk juga bercocok tanam di dalam pot atau wadah lainnya yang menggunakan air atau bahan porous lainnya, seperti pecahan genting, pasir kali, kerikil, maupun gabus putih. Penemu dari metode hidroponik ini adalah DR. WF. Gericke. Beliau adalah seorang agronomis dari Universitas California, USA. Saat itu beliau berhasil menanam tomat setinggi 3 meter yang penuh buah dan ditanam di dalam bak yang berisi mineral hasil uji cobanya.